Penampakan Pohon Soekarno di Padang Arafah

TUMBUH SUBUR- Pohon Soekarno tumbuh subur di Padang Arafah. (Foto: Adun Sastra-radarindramayu.id)

ARAB SAUDI – Penampakan pohon Soekarno di Padang Arafah sangat mencuri perhatian.
Penanaman pohon Soekarno memang sudah lama dilakukan, idenya memang datang dari Presiden Soekarno ketika berhaji di Arab Saudi.

Waktu itu, Bung Karno merasa kawasan tersebut sangat tandus dan berharap suatu saat bisa dihijaukan.
Ide ini rupanya disambut baik Raja Arab Saudi, Saud bin Abdul Azis al Saud yang langsung berencana menanam pohon rindang.


Kini, penampakan pohon Soekarno di Padang Arafah terlihat tumbuh subur dan menghijaukan kawasan tersebut.
Pohon Soekarno di Padang Arafah menjadi peneduh jemaah haji dari teriknya matahari, saat melaksanakan wukuf.


“Jamaah haji Indonesia saat ini sudah berada di Padang Arafah pada Jumat, 9 Dzulhijah 1443 H,”ujar Adun Sastra, dilansir Disway.id dari Radar Cirebon.

Baca Juga : Lebaran di Arab Tanggal 9, Kenapa Idul Adha di Indonesia 10 Juli? Ini Penjelasan MUI


Bung Karno, diketahui tidak hanya melontarkan ide. Tapi benar-benar terlibat dalam mewujudkan keinginannya itu.


Waktu itu, Presiden Soekarno mengirimkan pohon mimba yang dapat bertahan hidup di kawasan tandur dan sedikit air.

Dalam buku ‘Soekarno, Sejarah yang Tercecer’, Rosa Daros menuliskan, pohon di Arafah dinamakan Pohon Soekarno sebagai penghargaan bangsa Arab kepada Presiden pertama Republik Indonesia atas gagasannya menanam pohon tersebut di Arafah.


Lantas pepohonan itu, ditanam di Padang Arafah. Sekalian mengirimkan ahli, supaya benar-benar dapat tumbuh dengan baik.(disway.id)