Jalan Longsor di Kuang Anyar Ogan Ilir, Sebuah Mobil Nyaris Terjun ke Sungai

Sebuah mobil terperosok saat melintas di jalan longsor di Desa Kuang Anyar Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir, Rabu pagi, 29 Maret 2023.

OGAN ILIR РSebuah mobil warna hitam nyaris terjun ke Sungai Ogan, saat melintas di jalan longsor yang ada di Desa Kuang Anyar Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir, Rabu pagi, 29 Maret 2023.

Menurut informasi yang diterima SUMEKS.CO, peristiwa terperosoknya sebuah mobil ini berawal dari mobil tersebut datang dari arah Baturaja Ogan Komering Ulu (OKU) menuju Tanjung Raja Ogan Ilir.

Setibanya di jalan longsor tersebut, mobil Xenia hitam ini akan melintas dan mencoba ke pinggir. Karena, disaat bersamaan di depan mobil tersebut juga ada kendaraan lain yang akan melintas.

“Diduga karena tidak fokus dan terlalu ke pinggir jalannya, jadi bagian depan dan belakang ban mobil sebelah kanan terperosok ke longsoran,” terang salah seorang warga.

Beruntung, mobil tersebut hanya terperosok dan tidak terjun ke sungai yang tepat berada di sisi jalan. Karena, longsoran ini telah memakan setengah dari badan jalan.

Memang menurut informasi dari beberapa warga, longsor ini memang sudah terjadi beberapa bulan terakhir. Jalan ini juga sudah beberapa kali diperbaiki dengan cara dipasang penahan, namun masih juga terjadi longsor.

“Diduga karena intensitas hujan yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan debit air di Sungai Ogan meningkat,” sebut warga tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Muara Kuang, IPTU Alimin mengungkapkan, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh pengendara untuk berhati-hati ketika akan melintas di jalur ini. Baik kendaraan yang melintas dari Baturaja OKU ke Tanjung Raja Ogan Ilir, maupun sebaliknya.

“Kepada warga yang ingin melintas di Desa Kuang Anyar mohon kiranya berhati-hati, karena disini ada jalan longsor. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir, Ruslan mengatakan, bahwa pihaknya sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumatera Selatan.

“Karena ini merupakan jalan provinsi. Beberapa waktu lalu juga pihak Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel sudah memasang papan imbauan di lokasi tersebut,” ungkapnya.(sumeks.co)