Ditahan, Ketua KTNA Berharap Masih Ingin Operasi Jantung

LUBUKLINGGAU –  Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Catur Handoko selaku Ketua  KTNA Kabupaten Musi Rawas berharap dirinya tidak ditahan, karena tersangka ini masih mau operasi jantung di Palembang.

                Catur handoko, berusia 49 tahun, Ketua Kontak Tani Dan Nelayan Andalan (Ktna) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, kamis 19 agustus 2021 siang. Catur Handoko ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka bertepatan dengan peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke 61 di kantor Kejari Lubuklinggau, saat itu Catur Handoko datang ke Kejari Lubuklinggau mengenakan kaos panjang warna kuning sekitar pukul 11.00 wib didampingi pengacaranya Ardi. Ia langsung masuk ke ruang pidsus .   

                Setelah menjalani pemeriksaan selama dua jam akhirnya pukul 14.00 wib  Catur Handoko keluar dari ruang pemeriksaan menuju mobil tahanan, ia telah  mengenakan rompi merah  saat digelandang menuju mobil tahanan Kejari Lubuklinggau untuk dibawa ke lembaga pemasyarakatan kelas II A Kota Lubuklinggau, ditanya awak media, Catur Handoko berharap tidak dilakukan penahanan, ia  datang memenuhi panggilan, padahal sesuai jadwalnya hari ini , ia menjalani operasi jantung di palembang.

Catur Handoko mengaku saat ini kondisinya sedang sakit, bahkan dihadapan penyidik saat dilakukan pemeriksaan catur sengaja menunjukkan gelang tanda pasien rumah sakit  ia berdalih sengaja keluar dari rumah sakit, meski hari ini  bertepatan dengan jadwal operasinya jantungnya, tak lain hanya untuk memenuhi panggilan penyidik , kondisinya sekarang masih sakit jantung, aturannya ia  menjalani operasi jantung. (rj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *