Bor Rumah Sakit di Lubuklinggau Tinggi

Lubuklinggau. Rapat tadi malam dihadiri Asisten I Setda Muratara Susyanto Asisten I Setda Kabupaten Mura H Heriyanto Dan Kepala Opd Terkait , Wali Kota Lubuklinggau H Sn Putra Sohe Didampingi Kapolres Lubuklinggau Akbp Nuryono Dan Dandim 0406, Lubuklinggau Letkol Inf Erwinsyah Taupan Walikota Lubuklinggau menjelaskan bahwa rapat PPKM  merupakan inisiatif dari Dandim 0406 Lubuklinggau, untuk mengadakan pertemuan tiga wilayah Kabupaten Musi Rawas,Kota Lubuklinggau Dan Kabupaten Musi Rawas Utara, nanan biasa walikota disapa menyebutkan hal  yang mereka bicarakan soal kota Lubuklinggau telah mendapatkan predikat PPKM dari pemerintah pusat, karena keterisian tempat tidur atau Bed Ocupancy Rate (Bor) di rumah sakit tinggi.  Dengan tingginya bor di kota Lubuklinggau ini ketika kita melihat domisili dari masing-masing pasien, untuk pasien banyak dari daerah sekitar kota Lubuklinggau maka dari itu kita mengajak kita di Kabupaten Musi Rawas dan Musi Rawas Utara, untuk sama-sama membantu kota Lubuklinggau supaya dapat mengurangi bor supaya kota Lubuklinggau tidak mendapat PPKM lagi .

Selain itu kalau adanya PPKM dari pemerintah pusat sangat ketat sekali sehingga banyak sekali yang dirugikan bagi masyarakat dari segi ekonomi oleh karena itulah kita melihat perlu kerjasama antar wilayah masing-masing wilayah di sekitar kota Lubuklinggau, kita berharap rumah sakit di Lubuklinggau ini ada 48 orang yang dirawat dari Kabupaten Musi Rawas, karena tidak semua orang yang dirawat itu seharusnya tidak bergejala bahwa yang tidak bergejala tidak harus masuk ke rumah sakit, cukup hanya di tempat yang telah disediakan atau di rumah .

Sementara total pasien di rumah sakit kota Lubuklinggau berjumlah 50 persen diluar kota Lubuklinggau, yakni paling banyak dari Kabupaten Musi Rawas, kalau muratara sudah punya rumah sakit sendiri, mereka telah melakukan isolasi dan pengobatan di rumah sakit tersebut. (Rj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *